Kamis, 01 Mei 2014

Aku diam, cukup tuhan dan aku..

andai matamu, melihat aku..
terungkap semua, isi hatikuu...
alam sadarku, alam mimpiku
semua milikmu andai kau tau! andai kau tau..
rahasia cintakuu...

lagu ini sudah menjadi teman baik untuk hatiku, soundtrack lagu film 5 cm oleh Nidji yang pernah menjadi saksi bisu tetes-tetes air mataku. Rahasia hati, judul lagu dari band Nidji. sama seperti apa yang kurasaakan satu tahun yang lalu, ini mungkin sebuah kutukan untukku. entahlah, ini begitu sulit ditebak. sangat sulit untuk hati juga logikaku. ada hal yang membuat lagu ini mendarah-daging dalam tubuhku. tiap kata dalam bait lagu tersebut sudah mewakili semua yang ada dalam dadaku yang sesak, dan sampai saat ini ada rasa sakit yang timbul-tenggelam jika lagu ini kembali terdengar ditelingaku.

ada yang pergi kemudian yang baru akan datang, seperti itulah ''rumus kehidupan'' yang katanya telah menjadi tradisi dan dipercaya oleh sebagian orang. memang kenyataannya hal yang seperti itu akan terjadi, sama seperti reinkarnasi jiwa yang telah mati. tapi rasanya hampa, tidak sebahagia dulu, tidak seceria dulu, tidak seindah apa yang dulu kurasakan.

mungkin hatiku sudah beku, perasaanku mati. atau mungkin aku belum siap untuk benar-benar melepaskan bayang-bayangnya. ini kutukan, seperti karma yang abadi. harusnya aku bisa melupakan, belajar menerima. tapi itu tidak semudah logika yang berpikir, tidak semudah menyeka air mata yang menetes. PROSES! lagi-lagi proses, terkadang aku membenci kata itu. bahagia dan tidak itu relatif, tergantung waktu dan juga prosesnya. tapi yang menjadi pertanyaan adalah rentang waktu diantara bahagia dan tidak, itu bisa satu menit, satu hari, satu bulan, bahkan bisa puluhan tahun. dan aku lebih memilih tuhan merahasiakannya untukku, aku takut yang ingin kutau akan menyakitiku.

jadi, lebih baik diam. diam yang sabar, diam yang kuat, diam yang membela apa yang harus dipertahanka, diam yang aktif, dan diam yang tidak tinggal bodoh menunggu keajaiban bintang jatuh. seperti itulah diamku untuk rasa yang mati, tuhan lebih tau jalan hidupku dan aku akan berusaha untuk itu. aku diam, cukup tuhan dan aku.

"dan aku akan berusaha untuk diamku, bersabar......."

5 komentar: