semuanya berjalan indah sebelum dunia baru itu datang. dunia kebohongan, kemunafikan, kebodohan, juga semua dunia yang penuh janji dan tawa palsu. pasalnya, dibeberapa sumber, tidak ada bukti konkrit mengenai dunia yang telah disebutkan, tapi ada saja orang lain dari dunia itu yang masuk. berjalan beriringan dengan orang dari dunia tertentu, menggunakan topeng manis dengan sandiwara busuk yang yang mengatas namakan persahabatan. lucu sekali! banyak yang datang, sangat banyak. tapi yang bertahan hanya dua atau tiga orang, itupun berjalan dengan waktu yang tidak singkat.
dunia yang labil, atau isinya yang tidak konsisten? katanya kebahagiaan itu simpel, kumpul dengan keluarga harus dengan topik yang seru dan tidak lupa menyisipkan lelucon klasik yang tidak lucu. katanya, hidup itu kalo aku dan kamu satu, ayah dan ibu satu, kakak dan adik akrab, dan dua sahabat yang saling mengisi? apa benar? lucu! karena menurutku, hal itu 99,9 % isi dari dongeng sebelum tidur, cerita kuno yang pasti ending - nya bahagia, yang terbukti 0,00000001 % tidak ada di dunia nyata.
bagaimana tidak? ayah yang pergi, ibu yang ada tapi terasa tidak pernah ada, dan kakak yang punya dunianya sendiri tanpa memikirkan remaja yang beranjak dewasa ini. lucu! karena semua yang ada dirumah adalah semua yang tidak akan pernah ada untukku, semua yang tidak ingin kumiliki, semua yang menyeretku untuk ikut pura-pura bahagia di depan khalayak banyak, di depan saudara-saudaraku, sok tegar! tapi pada akhirnya tetap ketahuan nangis diam-diam. susah! sangat susah karena orang yang bicara, terus-terus bicara tanpa mau berhenti sejenak dan mendengarkan. yah seperti itulah, terus-terusan mau dimengerti tanpa sadar orang yang mendengarkan ingin dimengerti.
hidup itu singkat, harus dibuat nyaman sajalah. buat senyaman mungkin, sampai senyum ikhlas itu terpampang nyata dan tidak tergoyahkan. hidup itu bukan bagaimana saat kita di atas atau saat kita di bawah, tapi bagaimana cara kita menjalaninya. yup! mungkin seperti itulah hidup versiku. jadi dibuat nyaman aja kawan. jangan takut tertawa, karena tertawa itu mahal jika sedang sedih. fight!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar